Kajati Riau Akmal Abbas SH., MH., bersama Menkopolkam, Menhutihk, BNPB, BMKG serta seluruh unsur Forkopimda Riau ikuti Rakor Pengendalian Karhutla di Provinsi Riau secara daring di Balai Srindit Gubernuran Riau.(23/07/2025)
Dalam rakor yang dipimpin langsung Menkopolkam Jend.Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan menegaskan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi untuk memadamkan Karhutla dan mencegah penyebaran dampak ke negara tetangga.
Beberapa arahan utama antara lain: percepatan pengerahan tim teknis ke lokasi terdampak, audit konsesi di 21 kabupaten/kota, moratorium izin baru di lahan gambut, serta penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran.
Pada kesempatan yang sama, Kajati Riau Akmal Abbas, SH., MH., turut menegaskan bahwa penegakan hukum harus dijalankan secara konsisten, mengingat Karhutla terus berulang dari tahun ke tahun. “Penindakan harus menyentuh sampai ke akar-akarnya, tidak hanya pelaku di lapangan, tapi juga perusahaan yang terlibat. Selain itu, perlu juga penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Kajati.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah, termasuk aparat penegak hukum, TNI, Polri, Kejaksaan, dan pemerintah daerah sepakat memperkuat koordinasi dan sinergitas lintas sektor.
Upaya bersama ini difokuskan pada pencegahan, penanganan cepat di lapangan, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan permasalahan Karhutla di Riau dan wilayah lainnya dapat segera teratasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
