Kejati Riau kembali hadir dalam program Jaksa Menjawab dengan narasumber Asisten Pembinaan Romy Rozali SH., MM., yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai aspek hukum, khususnya yang berkaitan dengan peran bidang pembinaan dalam peningkatan kinerja di lingkungan Kejati Riau yang disiarkan langsung melalui Stuido On Air Riau TV. (11/03/2025)
Dalam kesempatan tersebut, narasumber menjelaskan tentang struktur organisasi Kejati Riau yang terdiri dari Kajati, Wakajati, serta para Asisten yang membawahi berbagai bidang, seperti Asintel, Aspidum, Aspidsus, Asdatun, serta Asisten Pembinaan Asbin. Selain itu, peran Koordinator, Kasi, dan Kasubag juga turut dibahas dalam mendukung tugas dan fungsi kejaksaan.
Dalam upaya meningkatkan kinerja, Bidang Pembinaan mencatat sejumlah capaian penting sepanjang tahun 2024. Salah satunya adalah penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang mencapai angka 97,15%. Dari sisi realisasi belanja, Kejati Riau telah merealisasikan anggaran sebesar Rp. 190.043.334.839 dari total alokasi anggaran sebesar Rp. 192.941.891.000 atau sebesar 98,50%. Sementara itu, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga menunjukkan pencapaian yang signifikan, yakni sebesar Rp. 44.160.593.567 dari estimasi pendapatan sebesar Rp. 18.392.308.000, atau sekitar 140% dari target yang ditetapkan.
Selain capaian dalam aspek keuangan, Bidang Pembinaan juga terus berupaya mengelola aset negara dengan optimal. Saat ini, penghapusan Barang Milik Negara (BMN) dalam kondisi rusak berat sedang dalam tahap verifikasi dokumen, sementara proses lelang yang dilakukan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPNL) Pekanbaru telah mencapai 90% dengan rincian 16 unit kendaraan roda dua dan 2 unit kendaraan roda empat yang akan dilelang.
Dari sisi sumber daya manusia, Kejati Riau saat ini memiliki total 938 pegawai, yang terdiri dari 360 orang jaksa dan 578 tenaga tata usaha.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas kinerja, Bidang Pembinaan terus menghadapi berbagai tantangan dalam mengoordinasikan program kerja dan pencapaian target kinerja di seluruh bidang dalam lingkungan Kejati Riau.
