Kasubdit IV.A pada JAM Intel Imran Yusuf SH., MH., pimpin rakor Percepatan Progress Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru-Rengat yang dihadiri oleh perwakilan dari Kemenko Infrastruktur dan Wilayah, Kementrian ATR/BPN, Kementrian PU, PT. Hutama Karya, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya di Sasana HM. Prasetyo. (04/11/2025)
Berdasarkan laporan Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru dan PPK PTJT , progres pengadaan tanah Jalan Tol Bypass Pekanbaru telah mencapai 1.062 bidang atau 98,97% dari total 1.073 bidang. Sebanyak 672 bidang telah divalidasi pembayaran, 661 bidang menerima UGK, dan 11 bidang masih dalam proses.
Selain itu, terdapat 371 bidang dalam proses konsinyasi, 101 bidang menolak, 266 bidang bersengketa, serta 32 bidang tumpang tindih dengan aset BMN. LMAN menolak 24 daftar nominatif karena status lahan yang bersinggungan dengan BMN Hulu Migas.
Rakor juga membahas langkah penyelesaian berupa validasi ulang data, revisi daftar nominatif, dan penyesuaian mekanisme konsinyasi untuk bidang yang tumpang tindih. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan fisik jalan tol yang menjadi bagian penting dari jaringan Tol Trans Sumatera.
Dengan progres pengadaan tanah yang hampir tuntas, ruas Tol Pekanbaru–Rengat segera memasuki tahap pembangunan lanjutan guna memperkuat konektivitas wilayah di Provinsi Riau.
